Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih pada Peringatan Hakordia 2025

Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 tingkat Provinsi Banten yang berlangsung di SMAN 1 Kabupaten Tangerang, Jl. Raya Serang Km. 23, Balaraja, Kabupaten Serang, pada hari Kamis, (27/11/2025).

Bantenaktual.com, Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi. Ia menyebut korupsi sebagai ancaman serius bagi kesejahteraan masyarakat, pembangunan daerah, dan masa depan generasi mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 tingkat Provinsi Banten yang digelar di SMAN 1 Kabupaten Tangerang, Jl. Raya Serang Km. 23, Balaraja, pada Kamis (27/11/2025).

Dalam sambutannya, Andra Soni menyampaikan bahwa Hakordia merupakan momentum global untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni Pimpin Upacara Ziarah Nasional Hari Pahlawan 2025 di TMP Ciceri

“Selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Banten mewujudkan Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa korupsi bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga masalah moral, budaya, dan tata kelola birokrasi yang harus dibenahi secara menyeluruh.

Instruksi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan & Sinergi APIP–KPK

Gubernur Andra Soni menekankan bahwa korupsi dapat merusak kepercayaan publik, menghambat pelayanan, memperlebar kesenjangan sosial, dan menurunkan kualitas pembangunan.

Untuk itu, ia menginstruksikan seluruh pegawai Pemprov Banten agar:

  • memperkuat sistem tata kelola pemerintahan,

  • menekan potensi korupsi,

  • meningkatkan monitoring, controlling, surveillance for prevention (MCSP),

  • memperkuat sinergi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dengan Tim Korsup KPK.

“Meningkatkan sinergi APIP dengan Tim Korsup KPK untuk memperkuat integritas sistem pemerintahan daerah dan mewujudkan visi Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni Jenguk Revan, Warga Baduy Dalam Korban Kekerasan di Jakarta

Sekolah Sebagai Ekosistem Antikorupsi

Dalam agenda Hakordia 2025 ini, Andra Soni juga menekankan pentingnya lingkungan pendidikan sebagai fondasi integritas.

Ia meminta para guru dan tenaga kependidikan menjadikan sekolah sebagai zona integritas, bebas dari praktik seperti:

  • pungutan liar,

  • gratifikasi,

  • penyalahgunaan wewenang.

“Sekolah harus menjadi zona integritas, tempat anak-anak memperoleh layanan adil dan melihat contoh nyata budaya antikorupsi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten, dan Bupati Serang Sidak Truk ODOL di Bojonegara

Ia juga mengajak seluruh unsur pendidikan guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, siswa, dan mahasiswa untuk menjadi generasi antikorupsi.

“Berani berkata benar, menolak kecurangan, dan menegakkan keadilan. Jangan pernah menormalisasi perbuatan yang salah,” pesan Andra Soni.

Kepala Sekretariat KPK, Guntur Kusmeiyano, memberikan apresiasi terhadap capaian MCSP Pemprov Banten yang berhasil meraih nilai 93, dinilai sebagai pencapaian luar biasa.

Ia juga mengapresiasi perkembangan Forum Penyuluh Antikorupsi dan Forum Ahli Pembangun Integritas yang kini memiliki 507 anggota dan telah menjangkau 120 ribu penerima manfaat layanan penyuluhan.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni Buka Festival Karang Kabua 2025 di Lebak, Ajak Masyarakat Pesisir Jaga Warisan Budaya dan Laut

Plt Inspektur Daerah Provinsi Banten, Sitti Ma’ani Nina, menyampaikan bahwa peringatan Hakordia bertujuan untuk memperkuat budaya antikorupsi dan mengubah pola pikir masyarakat dalam upaya pencegahan.

SMAN 1 Kabupaten Tangerang dipilih sebagai lokasi acara karena telah meraih predikat:

  • Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)

  • menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Andra Soni juga melakukan:

1. Pengukuhan Forum Penyuluh Antikorupsi & Ahli Pembangun Integritas

Masa bakti 2025–2028.

2. Penyerahan Piagam Penghargaan Zona Integritas

Diberikan kepada SMAN 1 Kabupaten Tangerang dari KemenPAN-RB.

3. Penghargaan Desa Anti Korupsi

Diberikan kepada:

  • Desa Sumur Bandung, Kabupaten Lebak

  • Desa Legok, Kabupaten Tangerang

  • Desa Cikande Permai, Kabupaten Serang

Baca Juga :  Wapres Gibran dan Gubernur Banten Andra Soni Tanam Jagung Serentak, Stok Pangan 2025 Surplus

Acara ditutup dengan peluncuran buku “Melangkah Bersama dalam Integritas”, yang berisi komitmen dan praktik pembangunan zona integritas di Banten.

Peringatan Hakordia 2025 menjadi wujud komitmen nyata Pemprov Banten dalam memperkuat integritas birokrasi dan mendorong budaya antikorupsi di seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah Provinsi Banten menegaskan bahwa pembangunan hanya dapat berjalan optimal bila disertai pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. (Red)