Bantenaktual.com, – Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara menghibur puluhan anak penyintas bencana banjir dan longsor yang mengungsi di wilayah Dusun Sitinjak Desa Aek Ngadol Sitinjak kecamatan Batang Toru kabupaten Tapanuli Selatan. Kamis, (15/1/26).
“Pelayanan pendamping Psychosocial Support Service (PSS) kepada anak-anak ini sebagai terapi untuk memulihkan rasa trauma mereka pasca banjir dan longsor yang menimpa rumah mereka,” ucap Mei Yati Simatupang selaku ketua PMI Kota Sibolga.
Kegiatan ini juga bertujuan agar anak sedikit demi sedikit bisa melupakan kesedihannya dan mengembalikan keceriaannya. Apalagi selama hampir dua bulan permukiman mereka hanyut terbawa banjir dan harus tinggal di pengungsian sudah dipastikan merasakan kejenuhan.
Dengan cara menghibur melalui berbagai edukasi permainan ternyata anak-anak mulai kembali ceria dan terlihat senang serta lupa bahwa mereka adalah korban banjir.
Menurut Mei melalui permainan edukatif, bernyanyi dan bercerita serta berinteraksi langsung dengan anak-anak, remaja dan ibu-ibu memudahkan pihaknya dalam menjalankan misinya yakni menghilangkan rasa traumanya.
Di sela kegiatan, para relawan juga melakukan pelayanan pemeriksaan kesehatan, pemberian bantuan alat sekolah serta mengenalkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sosialisasi ini perlu dilakukan karena pascabanjir biasanya banyak genangan air, lumpur dan sampah yang bisa menjadi sumber penyakit.
“Kami berharap mereka tetap memiliki semangat dan mental yang kuat menghadapi musibah yang menimpa dirinya dan keluarganya,” tambahnya.
Sementara, Kepala Markas PMI Provinsi Sumatera Utara Ade Yudiansyah mengatakan kegiatan ini diadakan untuk menghibur dan menghilangkan trauma dari musibah yang dialaminya, karena yang paling menderita itu anak-anak. “Apalagi di usia tersebut, mereka belum paham beratnya hidup atas ujian yang dialaminya.”
Pihaknya juga terus berupaya melakukan pelayanan-pelayanan terhadap masyarakat yang menjadi korban banjir. Seperti pelayanan pemeriksaan kesehatan, distribusi logistik, distribusi air bersih dan melakukan pelayanan pendamping PSS yang tidak hanya kepada anak-anak, tetapi juga orang dewasa. (Red)

