Bantenaktual.com, Jakarta – Yang belum tahu pasti bingung dengan arti kode huruf K di balik angka seperti gambar di atas. Kode harga seperti di gambar di atas biasanya ada di kafe-kafe, restauran dan kini juga media sosial karena huruf K juga tidak selalu merujuk pada harga maupun uang. Pada media sosial Twitter dan Instagram pun kini juga ada huruf K untuk menyatakan jumlah follower atau like yang berkisar ribuan.
Selidik punya selidik, maksud dari huruf K di belakang sebuah angka adalah kelipatan dari seribu. Maksud huruf K di belakang harga adalah Kilo yang mana artinya ribu. Kilogram = 1.000 gram, Kilometer = 1.000 meter, Kilobyte = 1.000 byte dan seterusnya. Begitu pula maksud K di belakang nominal.
Baca Juga: 218 Orang Divaksin di Sentra Vaksinasi Kantor Walkot Jakut
Huruf K yang berarti ribu berasal dari bahasa Yunani ( Greek/Greece). Kata aslinya ditulis “χίλιοι” dan dibaca “cilia” /“Chilo”. Yang mengadaptasi istilah ini pertama kali adalah grup riset Antoine Lavoisier pada tahun 1975. Kemudian diperkenalkan oleh sistem metrik perancis pada tahun 1979. Kemudian sistem penghitungan ini mulai banyak yang mengadopsinya hingga sekarang kita bisa menemukannya pada harga barang dan jumlah follower akun media sosial.
Penggunaan huruf K untuk menyatakan ribu tentu banyak keuntungannya. Selain mempersingkat penulisan, juga bisa menghemat tempat. Beberapa contoh penggunaan huruf K untuk menyingkat angka besar yang terlalu banyak angka nol.
1K = 1.000
10K = 10.000
100K = 100.000
1000K = 1.000.000
Kini tak perlu bingung lagi dengan huruf K yang biasa kita temui di menu minuman kafe, menu makanan restoran, harga barang di toko online dan jumlah follower atau likes di media sosial. Merujuk pada gambar menu minuman di atas maka:
Single shot harganya 9K = Rp. 9.000,-
Double shot harganya 12K = Rp. 12.000,-
Cafe Bombon harganya 12K = Rp. 12.000,-
Guillermo harganya 12K = Rp. 12.000,-
Tak jarang kita juga menemukan kata IDR untuk menyatakan harga. IDR adalah kependekan dari Indonesian Rupiah. IDR merupakan singkatan untuk penyebutan rupiah, mata uang negara Indonesia berdasarkan kode ISO 4217 yang dipakai oleh dunia perbankan dan bisnis seluruh dunia. Jadi, kalau ada tulisan IDR 12K itu sama artinya dengan Rp.12.000,-
Penulisan tiga huruf kapital ini dibentuk berdasarkan dua huruf pertama “ID” merupakan kode ISO 3166-1 (atau kode yang mirip domain / TLD di internet) untuk negara Indonesia, sedangkan huruf “R” pada bagian terakhir merupakan inisial dari nama mata uang rupiah sendiri. (Kalderanews/red)