Site icon BANTEN AKTUAL

Nakes Puskesmas Mauk Raih Nakes Teladan Inovatif 2022 Kategori Dokter Gigi Nasional

Dokter gigi dari Puskesmas Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, drg. Taruli Gloria Oktavina Kalangit, menerima penghargaan Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan Inovatif Kategori Dokter Gigi Tingkat Nasional Tahun 2022.

Bantenaktual.com, Tangerang – Dokter gigi dari Puskesmas Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, drg. Taruli Gloria Oktavina Kalangit, menerima penghargaan Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan Inovatif Kategori Dokter Gigi Tingkat Nasional Tahun 2022.

drg.Uli (sebutan akrabnya) meraih penghargaan tersebut karena berhasil membuat inovasi aplikasi “Scan Aku”. Dalam aplikasi ini dia memberikan kemudahan bagi peserta didik yang ada di Kecamatan Mauk untuk mengakses fasilitas kesehatan terkait konsultasi dan berobat ke poli gigi Puskesmas di Kecamatan Mauk tanpa harus antre.

“Puji syukur aplikasi Scan Aku ini mendapat penghargaan dari Kementrian Kesehatan RI, dengan penghargaan yang diperoleh ini semoga dapat menjadi motivasi diri saya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Tangerang,” ucapnya, Kamis (17/11/2022).

Ia juga menerangkan, aplikasi ini dibuat dengan mementingkan 6 pilar transformasi kesehatan. Yang dimana, dengan menggunakan aplikasi ini peserta didik akan mendapatkan layanan promotif, preventif, efektif dan berkelanjutan.

“Aplikasi Scan Aku ini merupakan wujud dari pemanfaatan teknologi informasi kesehatan dalam bidang kedokteran gigi di masa pandemic COVID-19 sebagai tanda revolusi industry 4.0, yaitu teledentistry Telekonsultasi dan telediagnosis,” ujarnya.

Sebagai informasi, Tenaga Kesehatan Teladan Awards merupakan agenda tahunan yang digelar Kementerian Kesehatan. Tenaga kesehatan yang mendapatkan penghargaan adalah tenaga kesehatan di puskesmas, rumah sakit milik pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan rumah sakit vertikal milik Kemenkes.

Selain itu, proses seleksi Tenaga Kesehatan Teladan Awards 2022 dilakukan secara bertahap mulai dari pemerintah daerah, dinas kesehatan provinsi, hingga ke tingkat pusat (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia). (Red)

Exit mobile version