Pemkot Tangerang Pastikan Harga BBM Belum Naik, Warga Diminta Tidak Panik

Petugas UPT Pelayanan Metrologi Legal Kota Tangerang melakukan segel usai lulus uji tera, pada alat ukur di SPBU 34.15128 Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (27/1/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (IMAM DWI SAPUTRA)

Bantenaktual.com, Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa harga BBM tidak akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat.

Ia menjelaskan, pemerintah telah melakukan koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta Pertamina, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Komisi VIII DPR RI Kunjungi Dinsos Kota Tangerang, Salurkan Bantuan Senilai Rp36 Miliar

“Oleh karena itu, Pertamina menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi,” tegas Prasetyo.

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, memastikan bahwa informasi kenaikan harga BBM yang beredar telah diklarifikasi oleh pemerintah pusat.

“Pemerintah pusat sudah menyampaikan bahwa sampai saat ini tidak ada kenaikan harga BBM. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat Kota Tangerang untuk tidak panik dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” ujarnya, Selasa (31/03/2026).

Baca Juga :  Sinar Mas Land Video Competition 2026 Resmi Dibuka, Total Hadiah Rp180 Juta

Ruta juga mengingatkan bahwa perilaku panic buying maupun penimbunan BBM dapat menimbulkan dampak negatif, seperti kelangkaan di lapangan hingga potensi pelanggaran hukum.

Selain itu, Pemkot Tangerang terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan serta distribusi BBM tetap berjalan lancar.

Pemerintah mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta selalu merujuk pada sumber resmi.

“Yang terpenting saat ini adalah menjaga situasi tetap kondusif. Tidak perlu panik, karena kondisi BBM masih aman dan stabil,” tutupnya. (Red)