Aktivis Perlindungan Hewan Gelar Protes Tiga Hari di Depan Kantor Pusat Subway Jakarta

Aktivis Act for Farmed Animals menggelar protes tiga hari di depan kantor pusat Subway di Jakarta (8,10, dan 12 Mei).

Bantenaktual.com, Jakarta, – Aktivis Act for Farmed Animals menggelar protes tiga hari di depan kantor pusat Subway di Jakarta (8,10, dan 12 Mei). Mereka meminta restoran cepat saji ini mengumumkan kebijakan telur bebas kandang baterai yang memiliki potensi meningkatkan kehidupan ribuan ayam yang saat ini yang terperangkap dalam kandang sempit untuk produksi telur, salah satu bahan utama yang digunakan untuk sandwich dan makanan lainnya.

“Selama hampir setahun kami telah meminta komitmen Subway untuk dapat meningkatkan standar kehidupan para ayam, serta menggaris bawahi betapa pentingnya bagi Subway untuk mengeluarkan kebijakan bebas kandang baterai yang tepat, dengan tenggat waktu yang jelas, sehingga dalam rantai pasok mereka, tidak ada lagi sistem pengurungan yang kejam ini,” ungkap Elfha Shavira, Manajer Kampanye Act For Farmed Animals, koalisi dari dua organisasi perlindungan hewan Animal Friends Jogja dan NGO internasional Sinergia Animal.

Selama tiga hari aksi di jalanan, dua aktivis mengenakan seragam seperti petugas Subway. Dengan mata tertutup, mereka memegang poster yang menunjukkan bahwa Subway telah menghapus komentar dan memblokir akun instagram aktivis yang meminta kebijakan bebas kandang baterai di halaman media sosial mereka. Para aktivis juga membawa spanduk besar bertuliskan “Tetapkan deadline dan rilis bebas kandang bateraimu, Subway Indonesia!”, dengan empat payung yang bertuliskan “Subway Indonesia, ayo rilis komitmen cage-free mu sekarang!”

Rekaman suara rintihan ayam juga diputar untuk menghadirkan kenyataan getir yang dihadapi ayam yang hidup dalam kandang baterai. Para aktivis juga menyerahkan serangkaian hadiah simbolis kepada Subway Indonesia untuk menarik perhatian atas tuntutan tersebut: Bingkai foto yang menunjukkan bukti Subway Indonesia menyembunyikan “kandang baterai” dan “cage-free” di media sosial, bingkai foto yang berisi kolase berita serta rangkaian bunga yang berisi ayam, telur, dan bunga hitam yang dipenuhi darah, mewakili bagaimana para ayam menderita di dalam kandang baterai.

Hampir 26 ribu orang telah menandatangani petisi di change.org/NoMoreCagesSubway yang meminta jaringan restoran sandwich internasional ini untuk menerbitkan komitmen bebas kandang baterai resmi dengan tenggat waktu yang pasti untuk Indonesia. Subway telah menerima kampanye publik sejak 2022, termasuk iklan kereta api komuter di akhir tahun 2022, berbagai aksi jalanan pada Oktober dan Desember 2022; Februari, Maret, dan April 2023, serta aksi online.

“Walaupun telah banyak permintaan dari para konsumen dan aktivis, namun Subway Indonesia belum juga merilis kebijakan yang tepat. Padahal dengan komitmen tersebut, mereka dapat membantu meningkatkan kehidupan ribuan ayam petelur yang menderita di dalam kandang baterai setiap harinya. Sistem kandang baterai tidak memungkinkan ayam untuk berjalan bebas, mematuk atau bahkan melebarkan sayapnya sepenuhnya, yang merupakan perilaku alami dan penting untuk kesejahteraan mereka,” tambah Elfha.

Di tahun 2022, diperkirakan ada lebih dari 370 juta ayam petelur di Indonesia, yang sebagian besar dikurung di kandang baterai. Subway sendiri telah memiliki komitmen bebas kadang baterai di beberapa negara Asia, termasuk Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, Taiwan, dan Korea Selatan, dan semuanya memiliki tenggat waktu transisi yang jelas. Sayangnya Subway belum juga membuat pengumuman resmi kebijakan bebas kandang baterai mereka di Indonesia.
(Dens/red)