Bantenaktual.com, Tangerang – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memperkuat strategi untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menekankan bahwa meskipun tingkat inflasi daerah hingga Oktober 2025 berada pada posisi terkendali, yakni 2,54% (y-o-y)—sebagai yang terendah di Provinsi Banten—kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.
Pencapaian inflasi terendah di Banten ini diapresiasi oleh Wali Kota sebagai hasil kerja keras dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk Forkopimda, Bank Indonesia, Bulog, BPS, dan perangkat daerah lainnya.
Hal ini disampaikan Wali Kota saat membuka kegiatan Capacity Building TPID Kota Tangerang 2025 di Ruang Akhlakul Karimah. Kegiatan ini bertema “Penguatan Koordinasi dan Strategi TPID dalam Menjaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat”.
Untuk memastikan Inflasi Kota Tangerang Nataru 2025 tetap stabil, Wali Kota Sachrudin meminta seluruh jajaran untuk konsisten melaksanakan Strategi Pengendalian Inflasi 4K:
-
Ketersediaan Pasokan: Memastikan stok komoditas strategis cukup dan aman.
-
Keterjangkauan Harga: Menyiapkan operasi pasar murah jika terjadi lonjakan harga.
-
Kelancaran Distribusi: Menjaga kelancaran arus barang dan keamanan pasar.
-
Komunikasi Efektif: Menyampaikan informasi harga dan kebijakan kepada masyarakat dengan baik.
“Kita harus memastikan pasokan cukup, harga tetap terjangkau, distribusi barang lancar, dan informasi tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Ini kunci kesiapan kita menghadapi Nataru,” tegasnya.
Selain strategi 4K, Pemkot Tangerang juga memperkuat langkah antisipatif melalui peningkatan pemantauan harga harian dan penguatan sistem peringatan dini (early warning system).
Tujuan utama dari seluruh upaya ini sangat jelas: menjaga stabilitas ekonomi daerah dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Tujuan kita jelas: menjaga daya beli masyarakat dan memastikan perayaan Nataru berlangsung aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga,” ungkap Wali Kota.
Dengan kesiapan kebijakan dan penguatan koordinasi lintas lembaga, Pemkot Tangerang optimistis stabilitas harga dapat terjaga, sekaligus menargetkan perayaan Nataru dapat berlangsung aman, lancar, serta tidak mengganggu daya beli masyarakat. (Red)








