Bantenaktual.com, – Satu bulan sudah bencana banjir bandang yang menimpa Sumatera Barat, bencana tersebut banyak meninggalkan duka dan kerugian masyarakat yang terdampak akibat Banjir bandang.
Bantuan demi bantuan datang tak ada hentinya dari seluruh elemen masyarakat Indonesia, baik dari organisasi yang terkecil (komunitas) hingga organisasi besar yang sangat di rasakan langsung oleh korban bencana.
Seperti hal nya Relawan gabungan Kota Tangerang di masa rekontruksi ini masih terus memberi bantuan melalui BAZNAS Kota Tangerang yang berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Agam.
Dalam masa rekontruksi ini Relawan Gabungan Kota Tangerang fokus terhadap infrastruktur, seperti sarana ibadah (masjid dan musolah) yang terkena bencana.
Tim relawan gabungan Kota Tangerang di bagi menjadi tiga tim yang di sebar di dua wilayah di Sumatera Barat, Kabupaten Pesisir Selatan (ngalau gadang) dan Kabupaten Agam (Palembayan dan Maninjau) .
Kehadiran Relawan gabungan Kota Tangerang mendapat apresiasi cukup baik, seperti yang dikatakan Wali Nagari Salareh Air Palembayan Kabupaten Agam Rijal Islami “Kehadiran para relawan di kampung kami ini sangatlah membantu, sejak masa tanggap darurat hingga sekarang, kami pun sangat senang dan merasa bersyukur masih ada orang yang mau membantu kami di sini “tutur Rijal, saat ditemui dilokasi bencana (Kamis 29/01/26).
Dalam bencana Banjir bandang di Wilayah Palembayan Nagari Salareh Air Kabupaten Agam menjadi yang parah, wilayah tersebut dihuni sebanyak 197 kepala keluarga, dengan jumlah korban meninggal dunia dan sesudah ditemukannya sebanyak 45 orang, belum ditemukan sebanyak 8 orang.
Curah hujan yang begitu tinggi dan jebolnya Penampungan air di hulu sungai lah yang menyebabkan bencana di desa tersebut luluh lantah. (Dens)
Relawan Kota Tangerang Dapat Apresiasi Cukup Baik di Agam




