Foto: Puluhan Lampion Ramaikan Imlek di Mall Living World
Publik Foto  

Foto: Puluhan Lampion Ramaikan Imlek di Mall Living World

Puluhan lampion berukuran besar hiasi Living World Alam Sutera Kota Tangerang Selatan, jelang peringatan tahun baru Imlek yang tepat pada 22 Januari 2023 nanti, acara yang di buka oleh Walikota Tangerang Selatan waktu lalu menambah semaraknya perayaan Imlek di wilayah tersebut. Selain lampion berbentuk Naga dan Kelinci, adapula lampion yang berbentuk binatang sesuai Shio menurut kepercayaan warga Etnis Thionghoa. Terlihat para pengunjung Living World sedang menikmati keindahan Lampion dengan berfoto. Kamis (19/1/23). Banten Aktual/Dennys

Foto: Pedagang Aksesoris Imlek Mulai Ramai
Publik Foto  

Foto: Pedagang Aksesoris Imlek Mulai Ramai

Pernak-pernik Imlek mulai terlihat ramai di Kawasan Pasar Lama Kota Tangerang, para pedagang mulai terlihat ramai menggelar dagangannya, di H-3 Imlek pembeli masih belum terlihat ramai dan omset penjualan pun masih biasa tidak ada kenaikan, harga pernak-pernik yang di jual di lokasi tersebut mulai dari Rp. 10.000 – Rp.1.000.000 pun ada tergantung dari bentuknya. Kamis (19/1/23). Banten Aktual/Dennys

Foto: Sebanyak 800 Lampion Hiasi Klenteng Boen San Bio
Publik Foto  

Foto: Sebanyak 800 Lampion Hiasi Klenteng Boen San Bio

Persiapan klenteng menjelang Imlek 2023 terus berbenah dengan menghias tempat persembahyangannya, seperti klenteng Boen San Bio yang berada di Kelurahan Koang Jaya Kecamatan Karawaci Kota Tangerang menghias klenteng dengan lampion sebanyak 800 Lampion. Terlihat seorang Biokong (pengurus Klenteng) sedang memasang kertas nama penyumbang lampion. Rabu (18/1/23). Banten Aktual/Dennys

Foto: Kue Keranjang Persembahan Dewa Zao Jun Jelang Imlek
Publik Foto  

Foto: Kue Keranjang Persembahan Dewa Zao Jun Jelang Imlek

Dodol dan kue keranjang menjadi satu makanan khas menyambut tahun baru Imlek, dimana dalam tradisi Thionghoa kue keranjang sendiri memiliki makna dari rasa yang manis seperti dodol ini ternyata dimaknai sebagai simbol kekayaan karena unsur emas dan perak terdapat pada warna kue keranjang. Menurut berbagai sumber, ternyata kue keranjang ini menjadi sebuah persembahan kepada Zao Jun atau Dewa Dapur. Menurut kepercayaannya, Zao Jun bertugas menyerahkan laporan mengenai perilaku anggota keluarga kepada Kaisar Giok setiap tahunnya. Terlihat para pekerja sedang melakukan aktifitas di rumah pembuatan Dodol Nyonya Lauw Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang yang cukup melegenda dan terkenal di Nusantara. Sabtu (14/1/23). Banten Aktual/Dennys

Foto: Ritual Ayak Abu Hantar Para Dewa Menuju Khayangan
Publik Foto  

Foto: Ritual Ayak Abu Hantar Para Dewa Menuju Khayangan

Jelang Imlek Pengurus kelenteng Boen San Bio Kecamatan Karawaci Kota Tangerang lakukan Bebersih (Ayak Abu), ritual tersebut menjadi satu ritual wajib bagi mereka yang akan merayakan tahun baru Imlek, ritual ayak abu sendiri selain bebersih kelenteng juga ritual menghantarkan para dewa untuk menuju khayangan yang acara ritual sembahyang nya di lakukan malam ini pukul. 00.00 wib. Terlihat para pengurus dan pekerja di kelenteng Boen San Bio sedang melakukan bersih-bersih kelenteng pot tempat menaruh dupa. Sabtu (14/1/23). Banten Aktual/Dennys

Foto: Jelang Imlek Bengkel Las Banjir Pesanan Lampion
Publik Foto  

Foto: Jelang Imlek Bengkel Las Banjir Pesanan Lampion

Jelang Imlek datangkan rejeki bagi para pengrajin lampion, seperti salah satu bengkel Las Tengu Decoration di wilayah Kampung Galuga Jalan Sawadaya Binong Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang yang mendapat pesanan membuat Patung lampion Berbagai jenis dari salah satu Mall terbesar yang ada di Jakarta. Bagi para pengrajin tersebut pesanannya sudah menjadi rutinitas setiap tahun terutama menjelang Imlek. Menurut pembuatnya untuk proses pembuatan lampion besar mereka dalam mengerjakannya membutuhkan waktu minimal dua Minggu sebelum Imlek bahkan bisa satu bulan, tergantung dari besar kecilnya ukuran dan jumlah pesanannya. Minggu (8/1/23). Banten Aktual/Dennys

Hindari Kerumunan Rayakan Cap Go Meh Dengan Keluarga di Rumah
Daerah, Tangerang Raya  

Hindari Kerumunan Rayakan Cap Go Meh Dengan Keluarga di Rumah

Bantenaktual.com, TANGERANG – Usai merayakan Imlek masyarakat keturunan Thionghoa seperti biasa mereka akan merayakan Cap Go Meh, dimana perayaan tersebut dirayakan 15 hari setelah Imlek, namun setelah Pemerintah Kota Tangerang kembali menaikan level 3 dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) klenteng Boen San Bio yang berada di jalan. KS. Tubun Pasar Baru Kota Tangerang tidak membuat acara seperti biasanya mereka hanya lakukan sembahyang bagi umat nya.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.