Bantenaktual.com, Tangerang – Sampah organik hingga saat ini masih mendominasi timbulan sampah di Kota Tangerang. Pertumbuhan penduduk, ekspansi kawasan urban, serta meningkatnya aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat perkotaan berimplikasi langsung pada lonjakan volume sampah harian. Di sisi lain, kapasitas pengolahan dan pengurangan sampah di sumber masih terbatas, sehingga sebagian besar limbah, terutama limbah organik yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Kondisi ini tidak hanya mempercepat tekanan terhadap daya dukung lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca akibat dekomposisi anaerob sampah organik yang menghasilkan gas metana.
Foto: Kantor Dishub di Gerudug Mahasiswa
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam IMPAS (Ikatan Mahasiswa Peduli Akan Sosial) memasuki Kantor Dinas Perhubungan Kota Tangerang. Aksi mahasiswa tersebut guna meminta Kepala Dinas Perhubungan untuk bertanggung jawab atas pelanggaran tentang jam Operasional Truk tanah yang semakin hari semakin meresahkan pengguna jalan. Banyaknya korban menjadi pemicu dari aksi tersebut. Aksi mahasiswa diwarnai dengan pembakaran ban di tengah Jalan Raya Sitanala Kelurahan Karangsari Kecamatan Neglasari Kota Tangerang tepat di depan kantor Dishub. Jumat (8/3/24). Banten Aktual/Dennys
