Tingkatkan Respon Bencana, Relawan PMI Tapanuli Dilatih Operasikan Ekskavator

Foto Doc PMI

Bantenaktual.com, TAPANULI – Palang Merah Indonesia (PMI) terus memperkuat kesiapsiagaan personil dalam penanggulangan bencana. Terbaru, relawan PMI menjalani pelatihan intensif pengoperasian alat berat ekskavator bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) sebagai persiapan aksi pemulihan wilayah terdampak bencana.

Penggunaan ekskavator menjadi krusial dalam mempercepat pembersihan material sisa bencana, seperti:

  • Timbunan lumpur tebal.
  • Puing-puing bangunan.
  • Tanah longsor yang menutup akses jalan.

Pelatihan ini tidak hanya fokus pada teknis pengoperasian, tetapi juga mengutamakan aspek keselamatan kerja (K3) agar proses pemulihan berjalan aman dan efektif.

Kepala Markas PMI Provinsi Sumut, Ade Yudiansyah, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor ini. Menurutnya, keterampilan baru ini akan membuat relawan jauh lebih lincah di lapangan.

Baca Juga :  PMI Terus Lakukan Pelayanan kepada Korban Bencana di Pidie Jaya

“Kolaborasi dengan Dinas Perkim sangat membantu peningkatan kapasitas relawan. Kami berharap mereka mampu berperan aktif dalam proses pemulihan lingkungan pascabencana,” ujar Ade.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perkim Kab. Tapanuli Tengah, Hasudungan Samosir, menjelaskan bahwa pelatihan mencakup pengenalan fungsi alat hingga teknik pengoperasian dasar di bawah pengawasan ketat tenaga ahli.

“Relawan dengan keterampilan alat berat akan sangat membantu percepatan pembukaan akses yang terhambat material bencana,” tambah Samosir.

Baca Juga :  PMI Kota Tangerang Dukung Program Nasional Plasma Fraksionasi

Melalui inisiatif ini, PMI menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Fokus utamanya bukan hanya pada tanggap darurat, tetapi juga pada fase pemulihan lingkungan yang seringkali membutuhkan tenaga ekstra dan peralatan khusus.

Sebagai organisasi kemanusiaan terbesar di Indonesia, PMI terus bertransformasi meningkatkan kualitas relawannya demi pelayanan sosial dan kesehatan yang lebih baik di seluruh pelosok negeri. (Red)