Bantenaktual.com, Jakarta – Memasuki bulan Ramadan, aktivitas perdagangan kebutuhan Lebaran mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Salah satu produk yang mengalami lonjakan permintaan adalah parsel atau hampers Lebaran yang biasa dikirim sebagai bingkisan untuk keluarga, sahabat, maupun kolega kerja.
Sejak awal Ramadan, permintaan parsel terus berdatangan. Para pedagang bahkan harus bekerja lembur demi memenuhi target produksi dan pengiriman sebelum Hari Raya Idul Fitri tiba.
Kenaikan penjualan parsel Lebaran ini dipicu oleh tradisi masyarakat Indonesia yang saling berbagi hadiah menjelang Idul Fitri. Momentum tersebut menjadi momen tahunan yang selalu dinantikan pelaku usaha musiman maupun pedagang tetap.
Tradisi mengirim hampers tidak hanya dilakukan individu, tetapi juga perusahaan yang memberikan bingkisan kepada karyawan dan mitra bisnis.

Harga parsel yang ditawarkan pedagang cukup bervariasi. Untuk paket ekonomis, harga mulai dari Rp38 ribu per paket. Sementara paket premium dengan isi lebih lengkap dan kemasan eksklusif dibanderol hingga Rp199 ribu.
Isi parsel umumnya terdiri dari kue kering, sirup, makanan ringan, hingga produk kebutuhan pokok. Namun, pedagang juga melayani permintaan khusus sesuai kebutuhan konsumen.
Para pedagang mengakui bahwa momen Lebaran menjadi periode paling menguntungkan dibandingkan hari besar lainnya. Permintaan biasanya terus meningkat hingga mendekati hari raya.
Seiring bertambahnya kebutuhan masyarakat, pedagang optimistis lonjakan permintaan parsel akan terus berlanjut hingga puncak arus mudik dan perayaan Lebaran. (Red)








