Bantenaktual.com, Jakarta – Jakarta Eucharistic Revival (JER) 2026 digelar di Plenary Hall JICC Senayan, Jakarta, Sabtu (28/2/2026) dan disambut antusias luar biasa. Sebanyak 6.000 kursi yang disediakan panitia langsung habis dipesan.
Acara kebangkitan Ekaristi ini menjadi salah satu perhelatan rohani terbesar tahun ini di Jakarta, dengan ribuan umat dari berbagai kalangan memadati lokasi.
Kegiatan ini digagas oleh Keuskupan Agung Jakarta berkolaborasi dengan Komunitas Heaven Mikael.
Sejak pendaftaran dibuka, 5.000 tiket langsung habis dalam tiga hari. Melihat tingginya minat, panitia menambah 1.000 kursi tambahan. Tiket tambahan tersebut bahkan ludes hanya dalam hitungan jam.
Ketua Pelaksana JER 2026, Henny Santoso, menegaskan seluruh tiket dibagikan secara gratis agar semua kalangan dapat mengikuti acara tanpa beban biaya.
“Seluruh tiket kami berikan gratis agar semua umat bisa merasakan pengalaman ini,” ujar Henny dalam konferensi pers.
Menurutnya, tingginya minat peserta menjadi sinyal kuat bahwa kegiatan rohani dengan kemasan kreatif masih sangat diminati, terutama oleh generasi muda.

Seksi Acara JER 2026, Romo Yustinus Ardianto Pr, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kegelisahan melihat tantangan zaman yang terus berkembang.
Ia menilai institusi keagamaan perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tetap relevan.
Dalam penyelenggaraannya, JER 2026 memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menghadirkan visual imersif yang mendukung suasana ibadah. Musik pun dikemas dengan aransemen modern agar lebih dekat dengan generasi milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha.

“Hakikatnya kami harus terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Koordinator Seksi Liturgi JER 2026, Romo Albertus Monang Pr, menekankan bahwa penggunaan teknologi tetap dilakukan secara hati-hati dan proporsional.
Ia mencontohkan Carlo Acutis, sosok muda yang memanfaatkan internet untuk menyebarkan informasi tentang mukjizat Ekaristi.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi sarana evangelisasi jika digunakan secara tepat.
angkaian JER 2026 tidak hanya mencakup ibadah utama, tetapi juga workshop dan seminar tematik.
Seluruh sesi disiarkan secara langsung melalui kanal digital agar pesan pembaruan dan kebangkitan Ekaristi dapat menjangkau umat yang tidak hadir secara langsung di lokasi.
Selain aspek rohani, panitia juga melibatkan UMKM paroki di Jakarta. Keterlibatan ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi komunitas gereja.
“Kami ingin kegiatan ini memberi manfaat rohani dan sosial bagi komunitas,” pungkasnya. (Red)








