Bantenaktual.com, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat peningkatan jumlah pemudik yang berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta selama masa angkutan Lebaran 2026.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyebutkan bahwa pada Senin pagi (16/3/2026), sebanyak 23.259 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen.
“Data pagi ini menunjukkan ada 23.259 penumpang yang diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen,” ujarnya.
Selain Pasar Senen, jumlah penumpang dari Stasiun Gambir juga cukup tinggi, yakni mencapai 17.198 orang.
Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya yang berada di kisaran 20 ribuan penumpang secara total.

Secara kumulatif, pemesanan tiket kereta api jarak jauh selama masa angkutan Lebaran (11 Maret – 1 April 2026) telah mencapai lebih dari 719 ribu tiket.
Jumlah tersebut setara dengan tingkat okupansi sekitar 67 persen dari total kapasitas 1.076.000 kursi yang disediakan KAI Daop 1 Jakarta.
KAI mencatat puncak sementara arus mudik terjadi pada Sabtu (15/3/2026), dengan sekitar 52 ribu penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta.
Namun, Franoto memprediksi angka tersebut masih bisa meningkat dalam beberapa hari ke depan.
“Diperkirakan hingga 20 Maret jumlah penumpang harian tetap tinggi, kemungkinan di atas 50 ribu orang,” jelasnya.
Untuk meningkatkan kenyamanan, KAI menghadirkan berbagai fasilitas tambahan di stasiun, antara lain:
-
Area bermain anak (Fun Activity Kid)
-
Boarding gate berbasis face recognition (akses 1–2 detik)
-
Penambahan petugas layanan dan kebersihan
Selain itu, lebih dari 700 personel keamanan dikerahkan, termasuk dukungan dari TNI dan Polri.

Selama periode Lebaran, KAI juga mengoperasikan kereta tambahan:
-
13 perjalanan tambahan dari Stasiun Gambir
-
7 perjalanan tambahan dari Stasiun Pasar Senen
Selain itu, tersedia 4 perjalanan kereta api motor gratis di Stasiun Pasar Senen yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Sejumlah kota menjadi tujuan utama pemudik, antara lain:
-
Yogyakarta
-
Surabaya
-
Semarang
-
Bandung
-
Purwokerto
-
Jember
KAI memastikan harga tiket tetap ramah di kantong. Beberapa contoh tarif:
-
Surabaya Pasar Turi: mulai Rp104.000
-
Solo: mulai Rp74.000
-
Garut: mulai Rp45.000
-
Purwokerto: mulai Rp67.000
Franoto mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket agar memilih tanggal alternatif.
“Untuk periode 23 Maret hingga 1 April masih tersedia lebih dari 300 ribu tiket,” katanya.
Jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, jumlah penumpang tahun ini mengalami kenaikan sekitar 2 persen. (Red)








